Loading...
Jadi ceritanya minggu ini saya lagi sibuk banget bareng tim buat ikutan Jagoan Hosting Innovation Competition (JHIC) 2.0 — kategori Web Development. Tugasnya: bikin ulang website sekolah biar nggak cuma bagus tampilannya, tapi juga "hidup" secara fungsi.
Konsepnya udah ada, namanya Mutuharjo Hub — revitalisasi portal digital sekolah. Udah nyusun 11 fitur dari A sampai Z: PPDB multi-step, konfirmasi bayar otomatis ke WhatsApp, showcase produk BLUD, direktori mitra PKL, logbook digital, sampe chatbot FAQ hybrid (rule-based + fallback ke Gemini). Kedengeran solid banget di kepala.
Tapi begitu masuk ke bagian nyusun pitch deck... ternyata ini yang bikin lumayan pusing.
Baru sadar kalau tahap Preliminary itu deadline-nya 30 Agustus, jam 16.59 WIB. Mepet banget. Dan ternyata panitia udah punya template resmi dan struktur deck yang wajib diikuti — bukan bebas bikin sendiri kayak draft yang udah disiapin tim sebelumnya.
Struktur yang diminta itu ada 6 halaman:
Draft PPT yang udah dibikin temen ternyata beda framing — ada "Fitur & Inovasi", ada "Kesimpulan & CTA", tapi nggak ada slide khusus "Business Impact" atau "Timeline & Pengembangan". Jadi mau nggak mau harus di-rename dan disusun ulang isinya, biar juri nggak bingung nyari poin yang mereka nilai.
Ternyata bagian "Kondisi Website Saat Ini" itu nggak boleh asal nulis — harus bener-bener nge-audit website sekolah yang lama. Buka satu-satu halamannya, cek mana yang beneran jalan, mana yang masih "sedang dalam perbaikan", terus dicocokin sama fitur solusi yang mau ditawarin. Kalau nggak nyambung, ya nggak usah dipaksain masuk.
Jujur lumayan detail kerjaannya, tapi worth it sih — daripada bikin slide yang keliatan generik dan gampang ketauan juri kalau isinya cuma template ide doang.
Deadline makin deket, tapi seru juga sih prosesnya. Semoga bisa kelar tepat waktu dan lolos ke tahap Kick Off dan Preliminary bulan depan. Doain ya.
#JHIC2026 #WebDevelopment #TimCodeGenZ